dan … Semua bisa Menjadi SuperSpeedy

bungaHalo,
Namaku Al Husna. Teman-temanku memanggilku Husna. Usiaku lima tahun. Aku tinggal di sebuah kota yang indah, nyaman, dan tenang. Namanya TelkomCity. Menurut Mama dan Papa, kota TelkomCity adalah kota yang makmur dan memiliki sumber daya energi yang sangat besar. Kami semua hidup nyaman, tenang, dan bahagia.
Sekarang aku sudah sekolah di Taman Kanak-kanak TelkomCity kelas nol besar. Setiap hari aku berangkat sekolahnya sendirian lo, tidak diantar sama Mama dan Papaku, karena sekolahku dekat dari rumah. Lagipula, kotaku terkenal aman, jadi tidak akan ada penculikan anak-anak. Aku senang sekali di sekolah TK TelkomCity, karena temanku banyak dan baik. Guru-gurunya juga baik, ramah, pandai menyanyi, menggambar, dan mendongeng.
Seperti gadis cilik lain, aku juga suka bermain. Aku suka bermain di taman yang terletak di taman di belakang rumahku, karena di sana banyak pohon yang masih segar dan bunga-bunga yang indah. Di taman itu, aku dan mama juga menanam bunga, pohon mangga, pohon jambu, pohon tomat, dan sayur-sayuran lain, seperti bayam, kangkung, bawang putih, bawang merah, dan kacang panjang. Aku diajari mama untuk merawat semua tanaman yang ada di taman. Semua tanaman pun tumbuh segar dan indah berwarna-warni. Selain itu juga selalu tercium aroma harum bunga dan sedapnya tanaman. Setiap hari, sepulang sekolah, aku selalu bermain di sana.

Nah, pada suatu hari, sepulang sekolah, aku bertemu dengan Bapak Walikota TelkomCity. Bapak Walikota TelkomCity adalah orang yang sangat ramah dan menyenangkan. Beliau juga senang dengan anak-anak. Setiap bertemu anak-anak, Bapak Walikota selalu menyapa dengan senyum ramah. Bahkan kadang juga menceritakan cerita lucu atau dongeng yang menarik.

alien-1Namun, hari ini aku melihat Bapak Walikota terlihat tidak seprti biasanya. Beliau terlihat tegang dan gelisah.
“Selamat siang pak Walikota,”
“Selamat siang anak pintar,”
“Kok Bapak terlihat sedih, ada apa Pak,”
“O, tidak ada apa-apa anak cerdas.”
“Tetapi wajah Bapak tidak seprti biasanya, kan Bapak biasanya suka mendongeng”.
“hmmmm … anak cerdas, memang ada yang mengganggu pikiran Bapak akhir-akhir ini.”
Setelah terdiam, Pak Walikota kemudian bercerita,
“Saat ini kita harus berhati-hati anak manis. Di kota kita yang indah dan tenang ini didatangi makhluk asing dari planet Gagarin. Mereka sudah mendarat dan mengganggu ketenangan kota kita. Mereka ingin menguasai kota kita ini,” Pak Walikota bercerita dengan merendahkan suaranya.
“Wah, kita harus bertindak dong Pak,” aku berkata.
“hehehehhh… iya, kita harus menyelamatkan kota kita ini agar tenang kembali. Tetapi, kamu harus tetap tenang ya, kami, orang dewasa, akan mengambil tindakan, agar kalian bisa bermain dan bersekolah dengan tenang kembali.” Ujar bapak Walikota sambil mengelus kepalaku.
Kami pun berpisah.

Aku segera pulang ke rumah.
Sesampai di rumah, aku masih terpikir akan pernyataan Bapak Walikota. Kasihan Bapak Walikota dan masyarakat di TelkomCity. Aku harus bisa membantu menyelamatkan kota TelkomCity dari gangguan para alien-alien itu.
Aku mendatangi mama yang tengah menonton televisi. Saat itu tengah ada berita yang meyiarkan tentang kedatangan para alien yang berwarna-warni indah. Ada yang pink, biru, cokelat, hijau, dan kuning. Wah, seperti bunga-bungaku di taman. Bentuk mereka juga lucu-lucu, seperti boneka-boneka mainanku yang dibelikan mama dan papa. Alien-alien itu berasal dari planet Gagarin.
Tetapi ternyata aku tidak boleh terkesima dengan keindahan mereka. Mereka itulah alien yang diceritakan Bapak Walikota. Alien-alien itu adalah alien yang telah mengganggu ketenangan kota TelkomCity.
“Anak mama yang cantik, pulang sekolah kok bengong. Ayo sana cuci kaki, cuci tangan, lalu makan ya,” sapa mama. Aku mencium tangan mama, pipi kanan dan kiri, kemudian berlari ke kamar.
Aku segera mencuci tangan, kaki, ganti baju, dan kemudian siap di meja makan.
Sambil makan aku bertanya kepada mama tentang alien-alien yang tadi di televisi.
“Oh, itu. Iya Nak. Kota kita kedatangan alien-alien yang mengganggu ketenangan kota kita. Tapi tenang saja, Papa tadi sudah telepon dan bilang sama Mama agar kita tenang saja, karena orang dewasa sudah berencana untuk menghalau alien-alien tersebut.”
Aku pun melanjutkan makanku dengan lahap. Seusai makan, Mama berkata padaku,
“Anak pintar, mainannya di rumah saja ya sayang, tidak usah main di taman. Setelah bermain, jangan lupa bobo siang ya,” ujar mama sambil mencium keningku.
“Mama mau ke mana?” tanyaku.
“Mama akan belanja ke Telkom Store sebentar ya. Anak Mama di rumah saja ya.”
“Baik Ma,” Jawabku.
Mama berangkat ke Telkom Store yang berada di seberang jalan. Kami selalu belanja di sana. Sementara aku sedang asyik dengan mainan dan boneka-bonekaku.
Tetapi aku masih teringat dengan alien-alien yang mengganggu ketenangan kotaku. Aku harus membantu Bapak Walikota dan orang dewasa untuk mempertahankan kotaku.

supergirlTiba-tiba aku mendengar suara yang memberitahu apa saja yang harus aku lakukan untuk membantu mempertahankan ketenangan kota TelkomCity. Aku harus menghadapi para alien itu dan menghalangi mereka menguasai kota TelkomCity dengan Telkom Speedy. Aku pun mulai mengumpulkan perlengkapan yang aku butuhkan untuk menghalau mereka dengan strategi yang aman, seperti Speedy Monitoring, UseeTV, SIAP Online, dan Indonesia WiFi.

speedy-home-monitoringAku menggunakan speedy monitoring untuk meyakinkan posisi para alien tersebut. Dengan fitur motion detect yang tersedia pada speedy home monitoring, aku bisa memantau pergerakan para alien di mana saja. Hal ini sangat menguntungkan aku, karena aku bisa mengetahui kapan saat mereka lengah. Pada saat itulah aku bisa menyerang mereka. Selain itu, dengan speedy monitoring, aku juga bisa mengamati keamanan tamanku dari jarahan para alien tersebut. Aku juga bisa memantau kondisi warka kota TelkomCity dan mengetahui posisi mereka tetap aman, mengawasi sekolahku, dan teman-temanku. Aku tidak mau tempat-tempat yang aku cintai itu diserang oleh alien-alien itu.

Indonesia-WifiPerlengkapan lain yang aku gunakan adalah Indonesia Wifi agar aku bisa menjangkau seluruh TelkomCity dan berinteraksi dengan masyarakat di TelkomCity tanpa harus repot-repot memasang kabel di sana sini. Dengan adanya Indonesia WiFi, maka speedy monitoring, UseeTV, dan SIAP online, serta perlengkapanku yang lain dari TelkomCity akan tetap berjalan lancar. Komunikasi dengan masyarakat di TelkomCity pun bisa lebih mudah.

UseeTVUntuk menjaga ketenangan psikologis masyarakat TelkomCity, aku menggunakan UseeTV untuk menghibur mereka melalui internet. Aku tidak mau mereka cemas dengan kehadiran para alien tersebut. Dengan menggunakan UseeTV, para keluarga di TelkomCity akan tetap bisa menikmati variasi konten dan genre hiburan seperti drama, actions, Hollywood blockbuster, konten lokal, konten anak, drama celestial, komedi, dan Bollywood. Bebas mengudara baik Televisi dan Radio yang tersedia di konten UseeTV, dimana masyarakat TelkomCity dapat bebas memilih pilihannya.

siap-onlineSelain itu, agar sistem pendidikan di TelkomCity tetap bisa berjalan lancar, maka aku pun menggunakan SIAP Online. SIAP merupakan kependekan dari Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan, yaitu layanan yang disediakan oleh Telkom Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan data dan informasi kependidikan mulai dari data siswa, guru, dan sekolah. Layanan SIAP memberikan kemudahan bagi sekolah dalam mengelola proses bisnis kependidikan yang melibatkan stakeholder pendidikan seperti siswa, guru, orang tua, dan Dinas Pendidikan. Proses bisnis yang dimaksud adalah mulai dari proses penerimaan siswa baru (PSB), proses belajar-mengajar, absensi siswa dan guru, pembayaran biaya sekolah, monitoring nilai siswa oleh orang tua melalui SMS dan web, dan kenaikan kelas sampai dengan kelulusan siswa.

Aku tidak mau sistem pendidikan di TelkomCity menjai kacau hanya karena kehadiran para alien tersebut. Sekolah-sekolah harus tetap berjalan lancar. Aku dan teman-teman akan sangat sedih apabila sekolahku tidak bisa berjalan dengan baik. Aku akan merindukan dongeng Bu Guru, belajar bersama teman-temanku, mewarnai, belajar membaca, menulis, berhitung, dan menggambar. Aku ingin semua pelajaran di sekolahku tetap disampaikan dengan baik.

Dengan perlengkapan yang aku gunakan tersebut, ternyata para alien yang mengganggu Kota TelkomCity merasa minder dan akhirnya mundur teratur tanpa harus ada peperangan yang hebat. Mereka menghilang dari TelkomCity dan kota TelkomCity pun kembali aman. Aku bisa bermain kembali di taman di belakang rumahku, keluargaku pun kembali tenang dan bisa menikmati kebersamaan di rumah, bersekolah dengan teman-temanku, belajar bersama Bapak dan Ibu Guru, dan Bapak Walikota pun tidak akan khawatir lagi dengan ketenangan kehidupan masyarakat TelkomCity.

“Terimakasih anak cerdas, dengan Telkom Speedy, kamu bisa menjadi Super Speedy dan bisa menggenggam dunia. It’s Really that just by Telkom Speedy and The World in Your Hand,” Bapak Walikota mengusap-usap kepalaku.

Terimakasih Telkom Speedy, karena kamu, aku pun bisa menjadi Super Speedy.
Ya, Super Speedy, seperti yang diucapkan oleh Bapak Walikota kepadaku. Dan, aku yakin, semua orang di TelkomCity bisa menjadi SuperSpeedy sepertiku.

Tulisan ini diikutkan dalam lomba “Be A Superspeedy, The World in Your Hand

 

About alhusna

an ordinary woman
This entry was posted in Simple Journey, Teknology dan Informasi, Uncategorized and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to dan … Semua bisa Menjadi SuperSpeedy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s